Orang – orang besar, berkedudukan tinggi, yang memiliki kekuasaan dalam suatu lingkup berusaha untuk mempunyai pengaruh dalam lingkup tersebut. Mereka pengaruhi pola pikir atau paradigma dengan menuangkan semua pengaruhnya kepada orang – orang dibawahnya. Dengan segala cara mereka atur apa yang mereka mau dan kehendaki terhadap orang – orang dibawahnya. Dengan kekuasaan, kedudukan dan pengaruh yang kuat mau tidak mau orang – orang yang dibawah mereka mengikuti apa yang menjadi perintah atau kemauan orang – orang diatas mereka.

Bak dicuci otak mereka, semua para penguasa berlomba – lomba memberikan suntikan pengaruh kepada orang – orang dibawahnya. Seperti robot yang berada di pabrik yang antri untuk dibentuk sampai jadi, begitu pula nasib orang – orang yang dibawah yang tak berdaya terhadap kekuasaan yang ada, yang mau tidak mau harus mengikuti apa yang menjadi keinginan, kehendak dan kemauan dari yang empunya kekuasaan. Mereka hanya bisa pasrah, menuruti dan menjalani semua apa adanya.